APA ITU THORIQOH ?
Thoriqot atau thoriqoh, dalam bahasa kita diucapkan tarekat atau suluk. Thoriqoh itu sendiri artinya jalan, metode atau cara .
Thoriqoh (juga dikenal sebagai tarekat) dalam tasawuf memiliki beberapa pengertian:
Thoriqot atau thoriqoh, dalam bahasa kita diucapkan tarekat atau suluk. Thoriqoh itu sendiri artinya jalan, metode atau cara .
Thoriqoh (juga dikenal sebagai tarekat) dalam tasawuf memiliki beberapa pengertian:
Mesjid Istiqlal disesaki puluhan ribu jamaah Tarekat Qadiriyyah Naqsyabandiyyah (TQN) Pondok Pesantren Suryalaya, Tasikmalaya . Mereka menghadiri kegiatan Manaqib Sulthon Awliya Syekh Abdul Qadir Al Jailani qs.
Manaqib di Masjid Istiqlal dihadiri pula oleh beberapa
Meninggalnya KH Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin atau yang lebih dikenal dengan Abah Anom pimpinan pondok pesantren Suryalaya, Kecamatan Pageurageung, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, meninggalkan duka yang mendalam bagi banyak kalangan.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama PBNU, KH Said Aqil Siradj, mengatakan
(KAJIAN TASAWUF)
Pada suatu hari Nabi Musa berpidato dengan pasih dan lancar dihadapan kaum nya Bani Isroil, dengan kata-kata dan kalimat yang tersusun rapih, menerangkan keagungan dan kesucian Allah. sehingga banyak di antara para pendengarnya terharu karenanya, meresapi sampai ke dalam jiwa dan sumsumnya.
Setelah berpidato itu, lalu tampil kemuka seorang tua, bertanya kepada Nabi Musa a.s.”Adakah orang lain yang lebih pintar dari pada engkau, ya Musa?”. Dengan tegas Musa menjawab : “Tidak ada”.
Baru saja Musa mengeluarkan jawaban itu dari mulutnya, tiba-tiba datang wahyu Allah kepadanya : ” Bahwasannya ilmu pengetahuan itu luas sekali dan pengetahuan itu bukan hanya terletak pada diri seorang rosul saja, tetapi mungkin ada orang lain yang lebih pintar”.
Mendengar wahyu yang demikian itu, tergerak keinginan Musa untuk menjumpai orang yang lebih pintar darinya, maka berkatalah ia kepada Allah “Ya Allah, siapakah orang yang lebih pintar itu dan dimanakah tempatnya? Saya ingin menemuinya dan memetik ilmunya”.
Tuhan menjawab : “Engkau dapat menjumpai orang itu ditempat bertemunya dua lautan (antara lautan Roma dan Persi). Musa berkata lagi : ”Tunjukilah saya jalan ke sana, ya Allah”. Tuhan berfirman pula kepada Musa : ”Bawalah seekor ikan yang besar, bila ikan itu menghilang, maka disitulah engkau akan berjumpa dengan orang itu”.
Kemudian bejalanlah Musa dengan ditemani oleh seorang pemuda,
Meninggalnya Abah Anom seorang Wali Allah Mursyid Kammil Mukammil Abah Anom
Meninggalnya KH Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin atau yang lebih dikenal dengan Abah Anom pimpinan pondok pesantren Suryalaya, Kecamatan Pageurageung, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, meninggalkan duka yang mendalam bagi banyak kalangan.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama PBNU, KH Said Aqil Siradj, mengatakan
TATA CARA YANG BENAR DAN YANG HARUS DILAKUKAN DALAM MENGAMALKAN ILMU HIKMAH
Banyak kitab-kitab ilmu hikmah karya Ulama-ulama ahli tasawuf diantaranya kitab Al-Aufaq karya Hujjatul Islam Imam Al-Ghazali, Sirrul Al-Jalil karya Syekh Abi Hasan Asy-Syazily RA, Manbaul Ushulul Al-Hikmah karya Syekh Ali Al-Boani, Syamsul Ma’arif dll. Semua ilmu hikmah banyak lahir dari Ulama-Ulama
Mursyid Kammil Mukammil Thoriqoh Naqsyabandi Al-Haqqani, As-Sayyid Al-‘Alamah Al-‘Arif billah Syekh Mohammad Nazim Adil al-Haqqani dan kholifahnya Syekh Hisyam Al-Kabbani berkunjung ke Mursyid Kammil Mukammil As-Sayyid Al-‘Alamah Al-‘Arif billah Syekh Ahmad Shohibul wafa Tajul ‘Arifin (Abah Anom ) sebagai Mursyid Thoriqoh Qodiriyyah wan Naqsyabandiyyah yang berada di Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya, Jawa Barat Indonesia.
Pidato Syekh Nazim Adil al-Haqqoni di Pesantren Thoriqoh Qodiriyyah wan Naqsyabandiyyah
DAFTAR PARA WAKIL TALQIN DZIKIR THORIQOH QODIRIYYAH WAN NAQSYABANDIYYAH PONDOK PESANTREN SURYALAYA
“ SESUNGGUHNYA DZIKIR TIDAK AKAN MEMBAWA FAIDAH YANG SEMPURNA KECUALI MELALUI TALQIN DZIKIR (PENGAJARAN DZIKIR OLEH AHLINYA) “.
( KITAB MIFTAHUSH SHUDUR )
Riwayat Singkat Syeikh Abdulloh Mubarok bin Nur Muhammad (ABAH SEPUH)
You cannot copy content of this page