Dialognya seorang wali Alloh
Renungan Jiwa
”Dunia ini fana anehnya orang-orang memperebutkan yang fana. Alloh itu kekal dan maha Suci anehnya orang-orang pada lari dari yang maha Suci”. Berakalkah?
MURSYID TQN /ABAH ANOM DAN KAROMAH
Dialognya seorang wali Alloh
”Dunia ini fana anehnya orang-orang memperebutkan yang fana. Alloh itu kekal dan maha Suci anehnya orang-orang pada lari dari yang maha Suci”. Berakalkah?
Meninggalnya KH Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin atau yang lebih dikenal dengan Abah Anom pimpinan pondok pesantren Suryalaya, Kecamatan Pageurageung, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, meninggalkan duka yang mendalam bagi banyak kalangan.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama PBNU, KH Said Aqil Siradj, mengatakan

Hukum memiliki guru mursyid atau pembimbing rohaniah dalam ajaran Islam memiliki peran yang sangat penting. Ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi merupakan bagian integral dari perjalanan spiritual seorang Muslim menuju Allah. Berikut adalah beberapa poin yang menggambarkan signifikansi dari hubungan ini:
1. Tradisi Islam:
Hukum memiliki guru mursyid bukanlah konsep baru dalam Islam. Rasulullah Muhammad SAW sendiri menjadi mursyid bagi para sahabatnya. Hal ini mencerminkan pentingnya bimbingan spiritual dalam memahami ajaran agama dan menghadapi tantangan kehidupan.
Meninggalnya Abah Anom seorang Wali Allah Mursyid Kammil Mukammil Abah Anom
Meninggalnya KH Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin atau yang lebih dikenal dengan Abah Anom pimpinan pondok pesantren Suryalaya, Kecamatan Pageurageung, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, meninggalkan duka yang mendalam bagi banyak kalangan.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama PBNU, KH Said Aqil Siradj, mengatakan
Mursyid Kammil Mukammil Thoriqoh Naqsyabandi Al-Haqqani, As-Sayyid Al-‘Alamah Al-‘Arif billah Syekh Mohammad Nazim Adil al-Haqqani dan kholifahnya Syekh Hisyam Al-Kabbani berkunjung ke Mursyid Kammil Mukammil As-Sayyid Al-‘Alamah Al-‘Arif billah Syekh Ahmad Shohibul wafa Tajul ‘Arifin (Abah Anom ) sebagai Mursyid Thoriqoh Qodiriyyah wan Naqsyabandiyyah yang berada di Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya, Jawa Barat Indonesia.
Pidato Syekh Nazim Adil al-Haqqoni di Pesantren Thoriqoh Qodiriyyah wan Naqsyabandiyyah
Riwayat Singkat Syeikh Abdulloh Mubarok bin Nur Muhammad (ABAH SEPUH)
1. Lahir di Desa Trusmi, kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon diperkirakan tahun 1825.
2. Ayahnya bernama KH. Tolabuddin, lahir di
Mursyid Thorekat Qodiriyyah wan Naqsyabandiyyah Suryalaya mendapat penghargaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
Sumber : http://newspaper.pikiran-rakyat.com
Mursyid Thorekat Qodiriyyah wan Naqsyabandiyyah Suryalaya
As-Sayyid Al-‘Alamah Al-‘Arif billah Syekh Ahmad Shohibul wafa Tajul ‘Arifin ra (Abah Anom )
PENGASUH Pontren Suryalaya K.H. Ahmad Sohibul Wafa Tajul Arifin (Abah Anom) menerima ucapan selamat dari sejumlah pejabat atas diterimanya penghargaan dari IFNGO Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) terkait pengabdiannya membantu pemulihan korban narkoba, di Pontren Suryalaya
You cannot copy content of this page