Berbagi Kasih di Tengah Kehancuran: Kunjungan dan Bantuan Penyuluh Kecamatan Sumedang Selatan untuk Korban Gempa di 2 Kecamatan

Berbagi Kasih di Tengah Kehancuran: Kunjungan dan Bantuan Penyuluh Kecamatan Sumedang Selatan untuk Korban Gempa di 2 Kecamatan

Dalam cobaan yang melibatkan penderitaan dan kehilangan, kehadiran dan bantuan dari para penyuluh agama Islam Kecamatan Sumedang Selatan hari selasa tanggal 9 telah membawa sinar harapan di antara korban gempa di dua kecamatan yang terkena dampak. Langkah-langkah mereka membawa kehangatan dan membuka jalan menuju pemulihan.

Salah satu titik fokus kunjungan adalah Masjid An Nur di Desa Ciherang, yang terpukul parah oleh getaran gempa.

Mesjid An-Nur ciherang
Mesjid An-Nur ciherang ruksak parah dampak gempa

Mesjid yang seharusnya menjadi tempat kedamaian dan refleksi spiritual, kini menjadi saksi bisu kehancuran. Para penyuluh dengan tekad yang kokoh bergerak untuk memulihkan mesjid tersebut, menyajikan bentuk konkret kasih sayang kepada masyarakat yang merindukan tempat ibadah mereka.

Baca selengkapnya

Kunjungan dan Bantuan Kepala KUA dan Penyuluh Agama Islam di Kecamatan Sumedang Selatan untuk Korban Gempa

Kunjungan dan Bantuan Kepala KUA dan Penyuluh Agama Islam di Kecamatan Sumedang Selatan untuk Korban Gempa

Penyuluh Agama Islam
Kunjungan kepala KUA dan Penyuluh Agama Islam

Pada tanggal 8 hari senin, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) beserta para Penyuluh Agama Islam di Kecamatan Sumedang Selatan melakukan kunjungan dan memberikan bantuan kepada korban gempa yang mengguncang wilayah tersebut.

Gempa yang terjadi telah menyebabkan kerusakan signifikan pada banyak rumah dan infrastruktur di Sumedang Selatan. Merespons kebutuhan mendesak masyarakat, Kepala KUA beserta tim Penyuluh Agama Islam bergerak cepat untuk memberikan dukungan moral dan bantuan langsung kepada para korban.

Baca selengkapnya

Kepribadian Sultan Khalifah Bani Abasiah

Kepribadian Sultan Khalifah Kepribadian Sultan Khalifah Bani Abasiah. Sikap politik Daulat Bani Abbasiah berbeda dengan Daulat Bani Umayyah, sebab di dalam daulat Bani Abbasiah pemegang kekuasaan lebih melarat, bukan hanya di pegang oleh bangsa Arab, tetapi lebih demokratis, melihat bahwa kekuasaan itu harus dibagi-bagi dalam segala kekuatan masyarakatnya, maka bangsa Persia juga diberi wewenang untuk … Baca selengkapnya

Perkembangan Daerah Kekuasaan Islam dimasa Bani Abbasiyah

Perkembangan Daerah Kekuasaan PERKEMBANGAN DAERAH KEKUASAAN ISLAM DIMASA BANI ABBASIYAH DAN SEBAB-SEBABNYA Peta Wilayah Islam. Pada masa kerjanya Abbasiah kekuasaan Islam bertambah luas dengan pusat pekerjaannya di Bagdad.Perluasan kekuasaan dan pengaruh Islam bergerak ke wilayah timur Asia tengah, Hindia dan perbatasan China.Ini terjadi masa Khalifah Al-Mahdi (158 – 169 H). Penguasa Byzantium berlangsung dalam waktu … Baca selengkapnya

Peradaban Bangsa Arab Setelah Memeluk Islam

Peradaban Bangsa Arab Peradaban Bangsa Arab Setelah Memeluk Islam. Agama islam yang telah sampai kepada bangsa Arab, merupakan suatu kekuatan moral yang luar biasa. Dari kekuatan moral ini, kemudian merubah sikap hidup yang kuat, menghargai hak-hak kemanusiaan, menghargai benar kaum wanita dengan menegaskan bahwa “Surga itu di bawah telapak kaki kaum ibu”. Islam meletakan dasar-dasar … Baca selengkapnya

Kerajaan-Kerajaan di Luar Islam dan pengaruhnya Agama Islam

Kerajaan-Kerajaan di Luar Keadaan Daerah dan Kerajaan-Kerajaan di Luar Islam dan Kaitanya dengan Perkembangan Pengaruh Islam. Pada jaman Abbasiah, perkembangan Islam meliputi di sekitar kerajaan-kerajaan Islam yang besar, yaitu Kerajaan Islam di Andalusia, yang dikuasai oleh Badur Rakhman Addakhil dan raja-raja sesudahnya dari keturunan Daulat Bani Umayyah. Dengan adanya kekuasaan Islam disana, maka daerah kekuasaan … Baca selengkapnya

Dalil-dalil Dzikir Jahar atau Hukum Dzikir Keras

RAHASIA DIBALIK DZIKIR JAHAR

Hingga kini, masih banyak orang yang under estimate, merasa tidak mempercayai dengan dalil suudzon dan syak wasangka, apakah benar ada yang dinamakan dzikir jahar atau dzikir keras. Kebanyakan dari mereka, mengira bahwa yang dinamakan dzikir keras itu sesuatu yang tidak ada riwayat dari Rasulnya. Benarkah?

Baca selengkapnya

Sholawat Thoriqiyyah / Sholawat JATMAN

SHOLAWAT THORIQIYYAH / SHOLAWAT JATMAN
JAM’IYYAH THORIQOH MU’TABAROH AN-NAHDLIYYAH
(THORIQOH QODIRIYYAH WAN NAQSYABANDIYYAH SURYALAYA-38)

Allahumma shalli wasallim ‘ala ۞ Muhammadin wa alin washahbin ajma’in.

Allahummahdina ath-thariqal mustaqim ۞ Thariqan minallahi Rabbil ‘alamin.

(Ya Allah tunjukkan kami jalan yang lurus, jalan dari Allah Tuhan semesta alam)

Allahummahdina ath-thariqal mustaqim ۞ Thariqan min ruhi Jibrilal matin.

(Ya Allah tunjukkan kami jalan yang lurus, jalan dari Malaikat Jibril al-Matin)

Baca selengkapnya

Khasiat manakib untuk mendatangkan hajat

Khasiat manakib untuk mendatangkan hajat

Nama manakib sudah tidak asing bagi pengamal tareka qodiriyyah wan naqsyabandiyah khususnya, karena manakib ini seakan-akan sudah menjadi makanan bulanan bagi jamaah tarekat, bahkan bisa makanan mingguan atau harian kalau diberbagai daerahnya banyak menghadiri acara ke tempat-tempat manakib.

Manakib yaitu membaca sejarah hidup para wali, lebih-lebih manakib Syeikh Abdul  Qodir Jailani q.s adalah untuk menerangi hati, menghilangkan beberapa kesusahan dan keprihatinan, dan menolak segala macam bencana. Demikian disebutkan dalam kitab tafrikhul khotir.

Kemudian menurut keterangan Syeikh Muslih bin Abdurrohman Al-Muroqi dan Syeikhul ‘alamah Al-‘Arif billah Abdul Lathif bin Abdus salam Al-Bawiyani, demikian: “adapun faidah manaqib itu banyak sekali. Siapa membiasakan membaca manaqib Syeikh Abdul Qodir jailani q.s setiap bulan pada tanggal 11 dengan niat memuliakannya dengan hati yang ikhlash dan ridlo karena alloh semata-mata, maka insya alloh diberi keluasan rizkinya beserta anak cucunya, serta dapat selamat dan berhasil maksud dan hajat kebutuhannya di dunia dan akhirat ”.

Baca selengkapnya

You cannot copy content of this page