Pembagian atau pengelompokan sifat Allah

EMPAT KELOMPOK SIFAT ALLAH

  1. SIFAT NAFSIYAH Ialah sifat yang berhubungan dengan dzat Allah, yaitu sifat “WUJUD” Dengan kata lain sifat nafsiyah ialah sifat “diri” PENJELASAN SIFAT NAFSIYAH:Sifat itu sendiri ialah suatu keadaan yang ada pada dzat, tetapi bisa dipindahkan dari dzat, yakni kalau sifat itu tidak ada, maka dzat itu bisa tetap ada, seperti: “Umar berani”. Kalau sifat berani itu dicabut dari si Umar, maka dzat si Umar itu tidak turut tercabut. Berbeda dengan sifat wujud (ada), jika  misalnya  “Umar Ada”, kalau sifat ada itu dicabut dari Umar, maka lenyaplah dzat si Umar bersama-sama  dicabutnya sifat “Ada” itu. Jadi, sifat nafsiyah ialah merupakan sifat bagi dzat Allah, artinya Allah itu Wujud, tetapi wujudnya (adanya) Allah itu berbeda dengan wujudnya makhluk (adanya) Allah itu berbeda dengan wujudnya makhluk yang dibatasi oleh tempat dan waktu, sedang wujudnya (adanya) Allah itu tidak mengambil tempat dan waktu.
  2. SIFAT SALBIYAH Yaitu sifat yang menolak dan meniadakan sebaliknya, dengan kata lain memustahilkan adanya sifat yang tersebut. Sifat Salbiyah itu ada lima sifat, yaitu:

 

 

1)      Qidam = Sedia

2)      Baqa = Kekal

3)      Mukholafah lil hawaditsi

4)      Qiyamuhu binafsihi

5)      Wahdaniyyah = Esa

Lima sifat tersebut di atas dikatakan sifat salbiyah, karena mengandung maksud meniadakan dan memustahilkan kepada sifat kebaikannya.

PENJELASAN ATAS MAKNA-MAKNA ATAU PENGERTIAN DARI SIFAT SALBIYYAH

  1. a.    QIDAM : TIDAK ADA KESUDAHAN
  2. b. BAQA: TIDAK ADA KESUDAHAN
  3. c. MUHKOLAFAH LIL HAWA DITSI: TIDAK SAMA DENGAN ALAM (BARANG YANG BARU)
  4. d. QIYQMUHU BINAFSIHI :
  5. e. WAHDANIYYAH: TIDAK BERBILANG.

Jadi sifat salbiyyah ini tidak bisa di artikan melainkan dengan menggunakan kata-kata “TIDAK” atau sebagainya dinamakan “salbiyyah”.

3. SIFAT MA’ANI

Yaitu sifat ma’na artinya memastikan yang disifati itu bersifat dengan sifat tersebut.

4. SIFAT MA’NAWIYAH

Ialah sifat yang bergantung dan berhubungan dengan sifat ma’ani. Tiap-tiap sifat ma’ani tentu ada sifat ma’nawiyah.

Sifat ma’nawiyah itu ada & (tujuh) sifat:

Qodiron artinya Yang Maha Kuasa

Muridan artinya Yang Maha Kemauan

Aliman artinya Yang Maha Mengetahui

Hayyan artinya Yang Maha Hidup

Sami’an artinya Yang Maha Mendengar

Bashiron artinya Yang Maha melihat

Mutakaliman artinya Yang Maha Berbicara atau Yang Berfirman

Sifat-sifat Allah itu harus dipahami dan dirasakan bukan saja dihapalkan

Tinggalkan komentar

You cannot copy content of this page