PENGERTIAN DAN HUKUM QURBAN

PENGERTIAN QURBAN/KURBAN
Kata qurban atau kurban berasal dari bahasa arab qurban asal kata dari quroba (fi’il madli) yaqrubu (fi’il mudhori) qurbanan (mashdar), artinya dekat (dalam bahasa sundanya, deuheus). Ini artinya bahwa tujuan dari qurban tersebut adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah, diluar tujuan itu tidak boleh.
Menurut istilah atau menurut ilmu fiqih, qurban adalah segala sesuatu yang digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah baik berupa hewab sembelihan maupunyang lainnya atau juga qurban itu adalah mnyembelih hewan pada hari raya idul adlha (haji) dan tiga hari kemudian (hari tasyrik) dengan tujuan ibadah kepada Allah. Qurban disebut juga Udh-hiyah.

HUKUM QURBAN/KURBAN
Hukum qurban ada dua:
1. Sunnah Mu’akad (sunnah yang di anjurkan/ dikuatkan)
Imam Malik, Syafi’I, Abu Yusuf Ishak bin Rahawaih, Ibnul Mundzir, ibnu hazm dan lainnya berkata, “ qurban itu hukumnya sunnah bagi orang yang mampu (kaya), bukan wajib, baik orang itu berada dikampung halamannya, dalam perjalananya (musafir), maupun dalam mengerjakan haji.” Rosulullah pernah bersabda: ”umirtu bin nahri wa huwa sunnatul lakum” artinya: “Aku diperintahkan (diwajibkan) untuk menyembelih qurban, sedangkan bagi kamu adalah sunnah.” (HR.At-Tirmidzi).

2. Wajib
Qurban hukumnya jadi wajib jika di nadzarkan (dijanjikan), misalnya; jika lulus ujian saya akan qurban. Jika orang tersebut benar-benar lulus maka ia wajib untuk melaksanakan qurban untuk memenuhi janjinya. Dalam kitab fiqih sunah XIII/157 karya Sayyid Sabiq ditemukan hadist bahwasanya Rosulullah bersabda: “Barangsiapa yang bernadzar untuk ketaatan (bukan maksiat) kepada allah, maka hendaklah ia melaksanakannya.”

SYARAT BINATANG QURBAN
Binatang yang boleh dijadikan qurban:
1. Unta yang telah brumur 5 tahun
2. Sapi yang sudah berumur 2 tahun
3. Kambing yang sudah berumur 2 tahun
4. Domba atau biri-biri yang sudah berumur 1 tahun atau telah lepas giginya sesudah berumur 6 bulan

KONDISI BINATANG QURBAN
Kondisi binatang atau hewan yang akan diqurbankan yaitu haruslah mulus, sehat dan bagus. Atau berdasarkan hadist nabi,
1. Matanya tidak buta sebelah
2. Kakinya tidak pincang
3. Tidak berpenyakit yang Nampak sekali sehingga klihatan kurus atau rusak giginya
4. Tidak kurus
5. Tidak berkudis
6. Telinganya tidak potong sebelah
7. Ekornya tidak terpotong
8. Tidak sedang mngandung atau baru saja melahirkan.

GANJARAN ATAU PAHALA ORANG YANG BERQURBAN
1. Sabda nabi saw: “tidak ada suatu amal anak Adam pada hari raya qurban yang lebih dicintai Allah selain menyemblih qurban.” (HR.At-Tirmidzi)
2. Niat dari rumah untuk membeli binatang qurban maka tiap langkahnya dituliskan 10 kebajikan, dihapus 10 kejahatan dan diangkat 10 derajat.
3. Tawar menawar pada waktu mbelinya, maka pembicaraannya dipandang allah sebagai membaca tasbih.
4. Nilai uangnya dilipatgandakan 700 kali kebajikan.
5. Disaat binatang tersebut direbahkan di atas tanah, maka setiap makhluk dari sejak tempat penyembelihan sampai dengan bumi yang ke tujuh memohonkan ampunan aginya.
6. Semburan darahnya pada tiap-tiap tets, maka dijadikan Allah 10 malaikat yang terus menerus memohonkan ampunan baginya sampai hari kiayamat.
7. Sabda Nabi saw yang artinya: “Untuk umat nabi Muhammad saw yang berqurban, ganjarannya dihitung tiap tiap bulu dombanya. Untuk satu lembar bulu domaba mendapatkan 10 kbajikan, menghapus 10 kejahatan. Untk tiap kebajilkan mendapat 1 gedung di surga”.
8. Dan lain-lain

RUKUN QURBAN

1. Penyembelih (adz-Dzaabih). Penyembelih orang muslim, boleh meskipun anak-anak tapi harus yang mumayyiz (sekitar 7 tahun)
2. Hewan yang disembelih (Adz-Dzabiih)
3. Alat-alat pemotongan qurban (Al-Aalah),yaitu setiap alat yang dengan ketajamannya dapat digunakan menyembelih hewa, seperti besi, tembaga, dan lainnya. Tidak boleh menyembelih dengan gigi, kuku dan tulang hewan (HR. Bukhori Muslim)
4. Penyembelihan atau proses penyembelihan (adz-dzabh), dalam penyembelihan wajib hanya memutuskan hulqum (saluran pernapasan) dan mari’ (saluran makanan).

SUNNAT QURBAN / KURBAN
Pada waktu penyembelihan qurban disunnatkan:
1. Membaca ‘bismillah wallahu akbar”, dan membaca sholawat atas Nabi saw. Pada waktu akan menyembelihnya.
2. Orang yang berqurban sendiri disunnatkan menyembelihnya, dan jika ia wakil menyembelihkannya, maka disunnatkan ia hadir ketika menyembelih.
3. Sunnat membaca do’a: “allohumma taqobbal min muhammadin wa aali muhammadin wa min ummati muhammadin .“ artinya: ya allah terimalah qurban Muhammad, keluarganya dan dari umat Muhammad. (HR. Ahmad dan Muslim) atau boleh juga memakai do’a ini: “bismillahirrohmanir rohiim allohumma haadzihi minka wa ilaika fataqobbal …….. (sebutkan nama orang yang qurban misal ahmad bin sholih kalau untuk diri sendiri tinggal tambah minniy (aku) innaka angta arhamar rohimiin” artinya: “Dengan nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya allah (kurban) ini dari mu dan kepadaMu juga kukurbankan, maka terimalah kurban…….. sesungguhnya Engkau Dzat yang Maha Penyayang.

PEMBAGIAN QURBAN DAN PENYERAHAN DAGINGNYA
1. Daging kurban sunnat:
Daging kurban sunnat di bagi tiga. Satu bagian disedekahkan, satu bagian dimakan sendiri oleh yang berkurban dan satu bagian lagi disedekahkan.
Adapun menjual daging kurban, kulitnya hukumnya haram. Demikian pula haram memberikannya sebagai upah bagi orang yang memotong, walaupun kurban yang bersifat sunnat.

2. Daging kurban wajib:
Kurban wajib ialah kurban yang dinadzarkan. Kurban wajib dagingnya, kulitnya dan tanduknya wajib disdekahkan. Dan orang yang berkurban haram turut makan dagingnya.

Itulah sekilas penjelasan tentang qurban

kata kunci:

    pengertian qurban secara lengkappengertian qurban menurut bahasa dan istilahrukun qurbantujuan kurbandoa berkurbanpengertian qurbanpengertian kurbantujuan qurbanmakalah kurbanpengertian berkurbanpengertian qanaah menurut bahasa dan istilahdo\a berkurbanpengertian qurban menurut bahasarukun kurbanmakalah tentang kurbanrukun berqurbanpengertian dan hukum berkurbandoa kurbanpahala orang berqurbancontoh makalah kurban