Go to ...

DAI KEMBAR

Dunia Ilmu Pengetahuan Islam dan Umum

RSS Feed

Kejayaan Peradaban Islam dan Pengaruhnya terhadap Peradaban Barat


KEJAYAAN PERADABAN ISLAM DAN PENGARUHNYA KE PERADABAN BARAT

Sebab-sebab dan Proses Pertumbuhan Peradaban Islam.

Sebab-sebab dan proses pertubuhan peradaban Islam dapat kita bagi menjadi dua bagian besar, yaitu sebab-sebab dari dalam ajaran Islam itu sendiri dan sebab-sebab dari luar yang merupakan proses sejarah umat Islam.

  1. Sebab dari dalam ajaran Islam itu adalah bahwa sesungguhnya Islam dari segi ajaran yang bersumber dari Al-Qur’an dan Assunnah mempunyai kekuatan yang luar biasa sehingga menarik orang-orang yang membacanya. Sebab tidak jarang berbagai peristiwa terjadi. Banyak orang-orang mempelajari Al-Qur’an dan Assunnah untuk mencari kelemahan umat Islam, tetapi yang terjadi adalah suatu arus balik, yaitu justru mereka menjadi pemeluk Islam yang taat karena telah mempelajari ajaran-ajaran Islam.
  2. Sebab dari luar ajaran yang merupakan proses sejarah umat Islam di dalam kehidupannya yang dinafasi oleh nilai-nilai ajaran diatas. Adapun secara garis besar, sebab-sebab tersebut dapat dibagi menjadi empat bagian, yaitu :
  • Semangat Islam.
  • Perkembangan organisasi Negara.
  • Perkembangan ilmu pengetahuan.
  • Perluasan daerah Islam.

Semangat Islam.

Semangat Islam dari kaum muslimin sangat besar pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan perkembangan peradaban Islam.Semangat ini telah ditanamkan oleh Rosulullah dan para sahabatnya dari jaman awal perkembangan Islam sampai kepada jaman kejayaan.Semangat ini bersumber dari Al-Qur’an yang menjadi dasar dalam membentuk kebudayaan Islam.

Perkembangan organisasi Negara.

Dalam perkembangan ini disesuaikan dengan kebutuhan umat yang semakin hari semakin banyaknya umat Islam dari berbagai Negara. Maka dibuatlah sebuah rancangan organisasi dari tingkat yang rendah sampai kepada jabatan dan fungsi-fungsi special, seperti departemen politik, ekonomi, keuangan, keamanan, jabatan perdana menteri, skretaris Negara, hakim, polisi, mariner, pejabat pos, pejabat cabinet presiden, pejabat cabinet parlemen dan sebagainya.

Perkembangan ilmu pengetahuan.

Di jaman Rasulullah, para sahabat berlomba-lomba menuntut ilmu di tempat yang jauh, sehingga dengan cepat lahirlah berbagai kalangan ahli pengetahuan.Para tawanan perang pun dapat dibebaskan apabila mereka bisa mengajar dan menulis.

Gerakan ilmu pengetahuan mula-mula melalui bahasa Arab sebagai bahasa pemersatu.Gerakan filsafat pun dimulai, sehingga lahir ilmu-ilmu yang lain, seperti, logika, kimia, filsafat, kedokteran dan sebagainya.Para ilmuwan dan ulama bebas mempelajari dan meluaskan ilmu pengetahuan.Mereka diberi berbagai fasilitas oleh khalifah, bahkan diberi kebebasan keluar masuk istana untuk menggali dan berdiskusi mengenai berbagai ilmu pengetahuan.

Perluasan daerah Islam.

Ketinggian kebudayaan Islam juga didorong oleh adanya gerakan memperluas daerah kekuasaan Islam. Di jaman rasulullah, ketika daerah Islam baru meliputi Saudi Arabia, kebudayaan Islam baru mempunyai corak satu bangsa, yaitu bangsa Arab, tetapi setelah jaman Al-Khulafaurrasyidin, lalu jaman Muawiyyah dan akhirnya masa Abbasyiah, maka bangsa-bangsa yang bernaung dibawah kekuasaan Islam menjadi berpuluh-puluh suku bangsa dan memiliki corak kebudayaan yang berbeda.

Oleh karena itu, corak kebudayaan meliputi berbagai jenis, sesuai dengan corak kebudayaan bangsa-bangsa yang dikuasai.Namun semuanya dapat dipadukan dalam satu paying kebudayaan, yaitu kebudayaan Islam. Di jaman Muawiyah, daerah Islam membujur dari Hindia dan perbatasan Tiongkok disebelah timur sampai ke Spanyol dan Afrika Utara di sebelah barat, dari pulau-pulau Cyprus di Rodhus serta negeri-negeri sekitar laut Kaspia di sebelah utara, sampai lautan Hindia di sebelah selatan.

Untuk mengatur keamanan, dibentuk kepolisian yang kuat, baik polisi darat maupun polisi lautan.Daerah Hijaz yang kering dihijaukan agar penduduknya tidak selalu mengharapkan belas kasihan dari pendatang-pendatang yang menunaikan haji.Segala mata uang asing di satukan menjadi mata uang Islam yang dicetak sendiri. Arsitektur di sebarkan di berbagai kota besar untuk membangun masjid, asrama, pabrik-pabrik tenun, alat-alat rumah tangga dan lainnya. Usaha mengembangkan kebudayaan Islam sejak jaman daulat Bani Umayyah disempurnakan oleh Bani Abbasiah sampai mencapai puncak kejayaannya, hingga kebudayaan Islam telah menyinari di seluruh daerah kekuasaan Islam, dari Hindia sampai ke Spanyol di Eropa.

Baca tulisan yang terkait:

Tags: , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More Stories From Sejarah dan Perkembangan Islam

About susi juliani

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.